Membangun Jaringan MPLS Berbasis Cisco Router

Meski molor satu jam dari jadwal, acara Cangkrukan IAW (Ikatan Alumni Wikusama) edisi perdana yang mengambil tema “Membangun Jaringan MPLS Berbasis Cisco Router” oleh Muhammad Syarifuddin, Angkatan 11, Sabtu (26/10), di Jakarta, berlangsung lancar.

Cangkrukan IAW diproyeksikan bisa menjadi agenda bulanan bagi alumni untuk berbagi dan bertukar ide, pengalaman, cerita, inspirasi, bisnis, ilmu, pengetahuan dan lain sebagainya.

Sekitar pukul 10.00 WIB acara baru dimulai. Setelah pembukaan, acara diawali dengan perkenalan diri setiap peserta. Dari sisi kehadiran, peserta sangat antusias. Seratus persen peserta yang daftar, hadir semua.

Secara garis besar, acara sendiri dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah pengenalan tentang konsep MPLS. Apa itu MPLS, kelebihan dan kekurangannya, elemen MPLS, label protocol hingga studi kasus.

Sesi kedua adalah praktek. Untuk implementasi, software yang digunakan adalah GNS3 untuk mensimulasikan Cisco MPLS Router. Di sesi ini, peserta belajar proses instalasi serta konfigurasi GNS3 hingga siap digunakan.

Dalam acara terpisah, Muhammad Syarifuddin menjelaskan, manfaat apabila kita mengikuti Cangkrukan IAW seri ini antara lain :

  1. Mengerti dan paham layanan apa saja yang ada di MPLS.
  2. Mengerti dan paham bagaimana membangun jaringan MPLS.
  3. Memilih antara leased line, frame relay, site to site vpn, dan MPLS.
  4. Memahami kenapa layanan MPLS bisa jauh lebih murah daripada layanan leased line.
  5. Memahami kenapa layanan MPLS jauh lebih reliable & redundant daripada layanan lainnya.

Spesifik ke profesi, manfaat yang didapat adalah :

  1. Bagi programmer/java developer yang mengerjakan aplikasi bank, pasti sering menemui yang namanya MTU error ketika bank tersebut langganan MPLS untuk cabang-cabangnya. Nah, di Cangkrukan IAW ini, insya Allah nanti dibahas, kenapa terjadi seperti itu, solusinya seperti apa, dll.
  2. Bagi staff IT yang mengurusi banyak kantor cabang, nanti bisa paham kenapa MPLS lebih murah daripada leased line, sehingga bisa menghemat budget perusahaan anda. Yang tentunya memiliki efek positif bagi KPI anda.
  3. Bagi network engineer di customer, meskipun tidak memegang jaringan MPLS secara langsung, dengan ikut Cangkrukan IAW seri ini, nanti diharapkan bisa paham mengenai MPLS, sehingga dapat melakukan analisa dan troubleshoot jaringan MPLS yang disewa.
  4. Bagi yang masih baru belajar jaringan, dengan belajar MPLS, ilmunya akan bertambah berlipat-lipat, karena materi disusun dengan sangat padat, berbobot, dan berdasarkan pengalaman nyata di lapangan.

Sekitar pukul 17:00, acara berakhir. Satu hari memanglah tidak cukup untuk menjadi ahli MPLS. Sampai jumpa di lain kesempatan.

(@DPSasongko)

 

Perubahan Struktur Organisasi IAW

Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh dan salam sejahtera,

Rekan sekalian,

Mengingat adanya perkembangan organisasi yang sangat dinamis, mulai 1 Oktober 2013, struktur organisasi IAW ada sedikit perubahan di beberapa departemen. Perubahan tersebut adalah sebagai berikut :

Ketum: Hari Usmayadi
Waketum: Bayu Indriarko

Sekjen: Dwi Prasetyo Sasongko
Wasekjen: Martinus J. W.

Koordinator Publikasi: Yuzron

Ketua Departemen Ekonomi: sedang dicari, sementara dihandle oleh Martinus sampai dengan penyusunan pembaharuan Akte Yayasan (ditargetkan sudah disepakati penggantinya).

Adapun tugas-tugasnya kurang lebih (draft) adalah sebagai berikut:

Ketum: Tidak berubah.

Waketum: Mengkoordinasi hubungan dengan pihak sekolah dan mengarahkan penggerakan alumni wilayah Jatim.

Sekjen: Bertanggung jawab untuk mengkoordinir Departemen Pendidikan, Agama, Sosial, Publikasi, dan Olahraga.

Wasekjen: Bertanggung jawab untuk mengkoordinir Departmen Ekonomi (Fokus ke koperasi) dan Departemen Sekretariat (Pendataan Alumni).

Pengganti Yuzron di sekretariat adalah Bagus  Rosihan (saat ini koordinator basecamp/ sekretariat).

Penggantian ini efektif tanggal 1 Oktober 2013.

Demikian disampaikan info dari IAW. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam IAW, salam IAW .

Rohis IAW at Moslem Youth Night

Masjid Agung Sunda Kelapa – Sabtu, 28 September 2013

MY Night (Moslem Youth Night), merupakan acara yang diselenggarakan oleh remaja islam masjid sunda kelapa (RISKA) setiap malam minggu terkhir tiap bulan. Pemuda-pemudi dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah menempati shaf-shaf sejak ba’da maghrib. Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Quran. Para jama’ah yang didominasi oleh remaja putra dan putri termasuk teman-teman IAW dari berbagai angkatan menyimak dengan khusuk.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an berhenti dan adzan isya’ dikumandangkan. Seusai sholat isya’ dilanjutkan dengan acara utama. Pada kesempatan kali ini RISKA menghadirkan pembicara-pembicara yang sangat menarik diantara Ali Akbar (@pakarseo), Komunitas @ManjaddaWajada, dan Ust. Bendri Jaisyurrahman seorang aktivis dakwah melalui sosmed, motivator, CEO dan Founder Langkah Kita.

Mengusung tema “Be Inspired with Social Media”, RISKA menghadirkan pakar dibidangnya. Ali Akbar seorang pakar SEO (Search engine optimization) memberikan ilmu-ilmu optimasi diantaranya:

  1. Optimasi mesin pencari
  2. Optimasi jejaring sosial
  3. Optimasi perangkat bergerak
  4. Optimasi cerita visual
  5. Optimasi konsumsi komunitas

Beliau menegaskan, ‘Penguasa informasi akan menjadi pengusaha informasi’ jika mengetahui ilmunya dengan benar. Pemilik akun twitter @pakarseo dan @kodejodoh ini juga mengeluarkan statement bahwa ‘Informasi adalah harta karun’ . Ali Akbar juga memberikan nasihat kepada para remaja untuk memanfaatkan sosial media sebagai tempat marketing. Beliau mengatakan, “Tulislah status yang sekiranya penting untuk orang lain. Paling tidak status tersebut berisi tentang kebaikan”.

Sebelum dilanjutkan ke pembicara selanjutnya, jama’ah dipersilahkan untuk menikmati snack dan minuman yang telah disediakan. Pembicara selanjutnya yaitu Ust. Bendri Jaisyurrahman. Beliau membawakan tema yang berjudul “Gaul boleh, 4L4Y Jangan!”. Beliau menegaskan bahwa dijaman sekarang ini anak muda gampang dipengaruhi. Menurut beliau, saat ini dakwah yang paling efektif adalah melalui dunia maya. Sosial media harus dimanfaatkan untuk dakwah.

Ust.Bendri menuturkan bahwa investasi terbaik adalah dengan berdakwah. Seorang da’i akan mendapatkan kebaikan yang sama dari semua orang yang mendapatkan ilmunya dan mengamalkan.